Thai IN Aus.COM

Berita Kriminal Indonesia

Dipicu Nafsu 2 Bulan Yang Tidak Tersalurkan, Tukang Ojek Gagahi Siswi SMP Di Belawan

Published / by admin

Marzuki atau dikenal dengan Dedek, seseorang yang berprofesi sebagai tukang ojek ini nekat memerkosa seorang siswi kelas I Sekolah Menengah Pertama atau SMP di Jalan Asahan, Uni Kampung, Kelurahan Belawan 1, Medan Belawan, Sumatera Utara.
Dipicu Nafsu 2 Bulan Yang Tidak Tersalurkan, Tukang Ojek Gagahi Siswi SMP Di Belawan
Ternyata Dedek tega untuk merengut keperawanan gadis remaja yang kita sebut sebagai Wulan di sebuah perkebunan tebu dikarenakan nafsu birahi yang tidak tersalurkan agen sbobet selama lebih dari 2 bulan. Dedek yang saat ini berusia 36 tahun ini mengatakan bahwa dirinya telah pisah ranjang dengan sang istri, Ita sehingga perbuatan tidak senonnoh tersebut dijadikan untuk menyalurkan hasrat yang selama ini tidak disalurkan.

Hal ini terkuat berdasarkan keterangan pelaku di kantor polisi. “Aku memang sudah pisah ranjang dengan istri kurang lebih 2 bulan. Kami ada ribut sedikit karena masalah ekonomi,” kata Dedek. Selama pisah ranjang, kata Dedek, istrinya pulang ke rumah orang tuanya di Hamparan. Semenjak itulah dirinya sering mencoba mendatangi rumah istrinya Teman Judi untuk memintanya pulang akan tetapi istrinya menolak untuk kembali pulang.

“Bayangkan saja, aku sudah 2 bulan tak sama lagi dengan istri, makanya aku juga uda gak tahu gimana lagi, makanya malam itu aku nekat bang,” kata Dedek. Dengan kondisi dibalik jeruji, Dedek menyesal dengan perbuatannya. “Aku nyesal kali bang. Anak ku masih kecil. Aku harus jalani ini, bagaimana lagi aku mau buat,” katanya.

Untuk konfirmasi, pihak wartawan berkunjung ke Perumahan Musdalifah yang terdiri dari 10 unit rumah. Rumah yang disebut merupakan tempat tinggal istri dari pelaku terlihat kosong. Berungkali pintu kediaman yang bernomor 3 ini di ketuk akan tetapi tidak ada respon. “Tak ada orang bang, dari tadi pagi sudah kosong orangnya,” kata tetangga.

Ibu rumah tangga yang bertubuh gemuk tersebut mengatakan bahwa dirinya kurang mengenal perempuan yang disebut bernama Ita tersebut. Sepengetahuannya perempuan daftar Sbobet tersebut baru 2 bulan tinggal disitu karena ada persoalan dengan suaminya.

Akun FB yang Menghina Islam Ternyata Anak Anggota DPRD

Published / by admin

TAPANULI SELATAN – Adalah Toni Darius Sitorus, seorang warga Desa Aek Badak, di Kecamatan Sayurmatinggi, di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), yang telah melecehkan agama Islam http://www.teman4d.com di akun Facebook miliknya diketahui merupakan anak Hasintongan Sitorus, seorang anggota DPRD.

Namun, Hasintongan Sitorus sendiri, tidak percaya bahwa anaknya yang telah melakukan perbuatan yang telah melecehkan Agama Islam itu.

Menurutnya lagi, sejak kecil, dia bersama istrinya tidak pernah sekalipun mengajarkan anaknya untuk melecehkan orang lain, apalagi agamanya.

”Saya yakin dia bukanlah pelakunya, sebab, kami tidak sekalipun pernah mengajarkannya akan hal-hal seperti itu,” tuturnya.

Namun, apakah benar atau tidaknya dia (Toni) yang menulis hal seperti itu, sebagai orangtua, dia telah meminta maaf kepada seluruh ummat muslim agen togel yang ada di negara Indonesia, khususnya di Tapanuli Selatan.

“Sebagai orang tuanya, saya akan meminta maaf kepada seluruh ummat Islam di Indonesia dan di Tapanuli Selatan pada khususnya,” timpalnya lagi.

Sebagai anggota DPRD Tapanuli Selatan, dia turut mendukung usaha pihak kepolisian yang akan segera melakukan penyelidikan judi togel terhadap kebenaran kasus anaknya tersebut.

Menurutnya lagi, sebagai orangtua dari Toni, dia akan tetap bersedia dipanggil untuk membuktikan atas kebenaran hukum.

”Kapan saja dibutuhkan, saya akan tetap datang, termasuk anak saya juga,” tuturnya. Dia juga berharap kepada seluruh masyarakat Indonesia agar tidak terprovokasi karena yang akan rugi diri kita sendiri.

Empat Warga Bandung Ditangkap Karena Menggali Harta Bung Karno

Published / by admin

GARUT – Diketahui empat warga di Kabupaten Bandung diamankan aparat dari Polsek Tarogong Kaler, karena diketahui melakukan aktivitas penggalian tanpa izin di salah satu tempat Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Cijolang, Desa Rancabango, di Tarogong Kaler, Kabupaten Garut.

Adalah Kapolsek Tarogong Kaler yaitu Ipda Hilman Nugraha mengatakan, keempat orang ini setidaknya telah lama diketahui berada di TPU tersebut sejak 10 hari yang lalu. Kepada seorang juru kunci TPU Cijolang, mereka telah meminta izin untuk berziarah makam.

“Awalnya memang minta izin untuk wirid dan sekadar berziarah. Namun pada kenyataannya mereka malah membuat lubang di sekitaran kompleks makam,” kata Hilman, menurut pengakuannya di Mapolsek Tarogong, pada hari Minggu (18/9/2016).

Empat warga dar Kabupaten Bandung yang diamankan ini adalah bernama Ade Sudrajat (42), Ade bin Didi (50), dan Rasid bin Romen (77) serta Arif (21).

Dari pengakuan para penggali ini, aktivitas penggalian yang mereka lakukan merupakan murni suruhan seseorang bernama Abdul Hakim, seorang warga Kampung Cimaragas, di Desa Ngamplang Sari, di Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut. Menurut perintah dari orang bernama Abdul Hakim, di salah satu titik TPU Cijolang tersebut tersimpan harta karun peninggalan dari Ir. Soekarno.

“Warga Garut yang diketahui bernama Abdul Hakim ini katanya telah menerima wangsit, bahwa diketahui TPU Cijolang ada harta karun peninggalan Bung Karno. Makanya dia menyuruh empat penggali kuburan ini melakukan penggalian,” terangnya.

Selama 10 hari berada di TPU tersebut, mereka baru saha menggali lubang dengan kedalaman sekitar lima meter saja. Menurut Hilman, mereka masih belum menemukan tanda-tanda adanya harta karun yang dimaksud tersebut.

Berhasil Digagalkan Mini Cooper dari Singapura ke Batam

Published / by admin

BATAM – Kapal Patroli Bisma 8001 yang merupakan milik Baharkam Polri berhasil juga menangkap kapal Sea Master Three GT 32, di sekitar perairan Sagulung pada hari Sabtu 17 September 2016 pagi.

Dari kapal penyelundup tersebut yang dinahkodai oleh Zulkarnaen (38), petugas berhasil mengamankan empat mobil judi poker bekas yang berasal dari Singapura yang akan dicoba diselundupkan ke Batam.

Adalah Kapolda Kepri Brigjen yaitu Sam Budigusdian mengatakan, penangkapan kapal tersebut terjadi dimana saat kapal Baharkam melakukan patroli di sekitar perairan Sagulung dekat Batam.

“Saat patroli kapal Bisma itu mendapatkan informasi kalau terdapat kapal ilegal di perairan Sagulung,” tutur Sam, kepada wartawan, pada hari Minggu (18/9/2016).

Mendapat informasi itu tersebut, sambung Sam, KP Bisma 8001 langsung melakukan pengintaian dan memang berhasil mengamankan kapal tersebut yang membawa empat mobil yang rupanya ditutup menggunakan terpal ingin masuk ke pelabuhan Sei Lekop, pada koordinat 01’1’180″LU-103′ 55′ 780″ BT.

“Saat diperiksa ternyata kelengkapan dari dokumen kendarannya, nahkoda kapal tidak bisa menunjukan apapun, dan segera kapal beserta nahkoda langsung diamankan ke tepi dermaga Makobar,” terangnya.

Dari kapal tersebut juga, diamankan empat mobil bekas dari Singapura yang diantaranya adalah berjenis Mercedes Benz jenis sedan dua pintu, dan Mini Cooper, Honda Odyssey, serta Honda Civic.

“Dari pengakuan nahkoda tersebut yang kita amankan, satu mobilnya tersebut ia mendapat upah sebesar Rp 5 juta,” jelasnya.

Barang bukti situs poker berupa mobil itu akan segera diserahkan kepada pihak Bea dan Cukai. Sedangkan untuk penyelidikan siapa yang menjadi pemilik dan juga jaringan ini akan didalami oleh Dirpolair Polda Kepri.

“Kita akan membagi tugas, dalam pengembangannya kita dan empat mobil yang diamankan akan segera diserahkan ke Bea dan Cukai Batam,” tuturnya.

Saat ditanyai mengenai terkait informasi penyelundupan motor besar melalui pelabuhan tidak resmi di daerah Batam, Sam justru membantah laporan itu. “Jika terdapat penyelundupan motor besar, kita akan segera tindak,” tegasnya.

Atas perbuatannya itu, nahkoda kapal akan dapat dijerat Pasal 219 ayat 1 junto Pasal 323 ayat 1 tahun 2008 tentang hukum Pelayaran. Sedang pelaku http://www.temanpoker99.com lain akan dapat diancam Pasal 102 huruf A dari UU RI Nomor 17 tahun 2006 tentang Perubahan atas UU Nomor 10 tahun 1995 tentang Kepabeanan itu.

“Pelaku dapat saja terancam kurungan penjara minimal lima tahun penjara dan maksimal adalah 10 tahun,” pungkasnya.

Dugaan Dibunuh Calon Pengantin Tewas Sebelum Ijab Kabul

Published / by admin

https://cdn.sindonews.net/dyn/620/content/2016/09/17/192/1140092/mau-ijab-kabul-calon-pengantin-ditemukan-tewas-dengan-leher-terjerat-s0w.jpg

SUNGGUMINASA – Adalah Muhlis (27), seorang calon pengantin yang tewas dengan tali terjerat di lehernya itu di persawahan Dusun Sorabaya, di Bontonompo Selatan, Gowa ternyata mayatnya akhirnya ditemukan beberapa saat sebelum ijab kabul.

Diduga sementara pemuda ini tewas dibunuh karena memang terdapat luka di bagian tubuhnya. Muhlis diketahui tewas setelah ia sebelumnya merayakan malam terakhir masa lajangnya.

Adalah Kanit Reskrim Polres Gowa yaitu Ipda Malaelak mengatakan, diduga kuat dugaan korban tewas dibunuh karena memang ditemukan dalam kondisi tali terlilit di leher korban.

“Saat ini polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut termasuk telah memeriksa para saksi di lapangan yang ada,” timpalnya

Menurut Arsyad Daeng Ngawing yang merupakan paman korban, tewasnya Muhlis calon pengantin laki-laki ini memang pertama kali diketahui saat korban yang akan melakukan acara ijab kabul pada acara pernikahannya tiba-tiba menghilang.

Setelah itu dilakukan pencarian selama lima jam lebih dan korban kemudian ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa lagi dan penuh dengan luka.

“Saat ia ditemukan di kaki dan juga di sekujur tubuh dari korban terdapat sejumlah luka memar sebagai bekas penganiayaan,” tutur Arsyad, pada Sabtu (17/9/2016).

Petugas Reskrim Polres daerah Gowa yang tiba di lokasi tewasnya korban memang langsung melakukan penyelidikan dan juga olah di tempat kejadian perkara (TKP).

Dari hasil olah TKP tersebut, sementara polisi menduga bahwa korban tewas tidak secara wajar karena terdapat sejumlah luka-luka bekas penganiayaan baik di leher dan kaki korban.

Hingga saat ini keluarga korban belum juga mengetahui pasti penyebab kematian calon pengantin laki-laki ini. Sementara itu petugas Reserse Kriminal Polres daerah Gowa masih terus melakukan penyelidikan terkait tewasnya korban yang diduga karena dibunuh.